Polisi Mamuju Ringkus 5 Kurir Sabu Lintas Provinsi :: Dua Hakim Agung Dilantik dan Diambil Sumpah :: Densus 88 Tangkap Pasutri Terlibat Terorisme :: Terdakwa Penista Agama Dituntut 1,5 Tahun Penjara :: Perilaku Seks Menyimpang Manajer "Front Office" Hotel Tak Dituruti, Petaka bagi Korban FDA Kontributor Grobogan ::

Kemensos Segera Integrasikan KIP dengan Kartu Bansos Lainnya

Diposting oleh : LKBH STAIN Kudus
Selasa, 25 Oktober 2016 - 12:35:10 WIB


Selasa, 25 Oktober 2016 | 06:45 WIB

KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWA Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, mensosialisasikan kartu baru bagi Peserta PKH, yang banyak manfaat selain sebagai alat terima dana PKH yang bentuknya seperti kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sehingga pencairannya dapat dilakukan di sejumlah ATM nantinya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Kementerian Sosial tengah mengintegrasikan dua kartu bantuan sosial (Bansos), yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Integrasi kedua kartu ini pelaksanaan dari instruksi presiden agar penyaluran dana Bansos lebih efisien.

Selain itu, dengan adanya integrasi ini, bisa menghindari berbagai pemotongan oleh oknum penyalur dana bansos.

"Jadi, ke depannya seluruh bansos disalurkan dalam satu kartu. Yang mau kami lakukan intergrasi KKS sama KIP dalam waktu dekat," ujar Khofifah, di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Ia menjelaskan, proses integrasi sudah sampai pada tahap pemetaan wilayah yang akan dijadikan sebagai proyek percontohan.

Proses ini, melibatkan Himpunan Bank Negara (Himbara), yakni Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN.

"Itu bertahap, jadi proses sudah sampai di Himbara, di titik mana itu bisa diintegrasikan," kata dia.

Saat ini, kartu KIP dan KKS yang terintegrasi sudah berjalan di dua daerah, yakni Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulonprogo.

Dua wilayah itu lebih dulu menerapkan integrasi KIP dan KKS karena sudah ada operasional E-Warung KUBE (Kelompok Usaha Bersama).

Integrasi KIP dan KKS akan lebih efektif dilakukan bila di wilayah tersebut sudah menerapkan E-Warung.

E-Warung itu dicetuskan agar berbagai bantuan sosial tidak hanya diberikan dalam bentuk tunai, tetapi juga non-tunai.

Dengan demikian, masyarakat bisa mengkonversikan bantuan tersebut dengan berbagai bahan kebutuhan pokok yang diperlukan.
Penulis    : Fachri Fachrudin
Editor     : Inggried Dwi Wedhaswary

Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/06454701/kemensos.segera.integrasikan.kip.dengan.kartu.bansos.lainnya


Pengumuman

>> Lihat Semua Pengumuman

Agenda

Penyuluhan dan Pembinaan Hukum
Tgl: 1-1-2016 s/d 31-12-2016
Jam: 08.00 sd 16.00
Diskusi Hukum IV
Tgl: 10-11-2016 s/d 10-11-2016
Jam: 09.00 WIB sampai selesai
Seminar Hukum
Tgl: 6-10-2016 s/d 6-10-2016
Jam: 08.30 sampai selesa

>> Lihat Semua Agenda

Download

Video Youtube