Polri Sebut Tingkat Kejahatan di Bulan Ramadhan Menurun :: Revisi Undang-Undang Antiterorisme Disahkan Besok :: Rekrutmen CPNS Hingga 2024 akan Prioritaskan Jabatan Ini :: Konflik Intoleransi Agama Timbulkan Dampak Panjang bagi Perempuan :: APPTHI Nilai Masih Sulit Mencari Keadilan di Era Reformasi ::

APPTHI Sependapat Soal Penataan Ulang Kurikulum FH

Diposting oleh : LKBH STAIN Kudus
Rabu, 26 April 2017 - 14:13:23 WIB



GATRAnew Wednesday, 26 April 2017 11:49    | Hukum
 
 Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly (GATRA/Dharma Wijayanto/AK9)
Jakarta, GATRAnews - Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (APPTHI) sependapat dengan pandangan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly bahwa kurikulum pendidikan fakultas hukum (FH) perguruan tinggi di Indonesia harus ditata ulang.
Ketua APPTHI Wilayah Timur, Dr. Robert Hamar, Rabu (26/4), mengatakan, penataan ulang kurikulum fakultas hukum di Indonesia demi mencetak lulusan yang siap terjun dan bersaing di kancah hukum internasional.

"Saya pikir itu relevan sekali apa yang disampaikan menteri [Yasonna]. Ini menjadi PR [pekerjaan rumah] APPTHI ke depan dalam upaya peningkatan," katanya.

Pandangan serupa juga disampaikan Ketua Asosiasi Penyelenggara Program Studi Hukum Indonesia (Appsihi), Dr. Jawade Hafidz, bahwa penataan ulang kurikulum fakultas hukum ini harus segera dilakukan.

"Apa yang disampaikan menkum HAM ada sinergi dengan apa yang digarisbawahi menteri Dikti dengan perlunya dilakukan reform kurikulum pendidikan tinggi ke depan yang lebih berorientasi peningkatan mutu daya saing lulusan fakultas hukum di Indonesia dengan lulusan fakultas hukum negara tetangga," katanya.

Melalui reformasi atau penataan ulang kurikulum ini, lanjut Jawade, maka para perguruan tinggi penyelenggara program studi hukum mempunyai panduan dalam mempersiapkan lulusan yang berdaya saing internasional.

Sebelumnya, Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly meminta perguruan tinggi di antaranya yang tergabung dalam Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (APPTHI) agar mereformasi kurikulum fakultas hukum untuk mencetak lulusan yang siap beracara di kancah internasional.

"Saya sampaikan kepada para dekan supaya me-reform juga kurikulum fakultas hukum, karena sekarang dunia kita sudah sangat global," katanya.

Fakultas hukum harus mereformasi kurikulum pendidikannya untuk menghadapai pasar globar, di mana lawyer atau advokat dari luar negeri bisa beracara di Indonesia atau sebaliknya.

Era global juga membuka keran investasi yang bisa menimbulkan dampak hukum antara satu investor atau perusahaan dengan investor atau perusahaan lainnya. Bahkan, terjadi juga perusahaan menggugat pemerintah seperti Churchill Mining Plc.

"Jadi investasi masuk sering kali terjadi dispute antara investor dengan investor, bahkan investor menggugat pemerintah seperti kasus Churchill, kita juga yang harus mengejar Bank Century misalnya. Dan kita kerja sama dengan lawyer asing," katanya.
Karena itu, perguruan tinggi harus menyusun kurikulum untuk mencetak lawyer yang mumpuni mengenai berbagai hukum internasional, sehingga perusahaan atau pemerintah tidak lagi menggunakan jasa lawyer di negara di mana kasus hukum itu terjadi.

"Kenapa kita tidak juga menyiapkan kurikulum kita, baik dalam beracara secara arbitrase di internasional maupun hukum-hukum perdata internasional, hukum investasi dan lain-lain. Supaya apa, juga di ASEAN sudah mulai masuk juga pengacara luar ke Indonesia ber-
partner dengan orang Indonesia, mengapa kita tidak datang ke sana," katanya.

Dengan adanya kurikulum yang untuk mencetak lawyer standar internasional, maka lawyer-lawyer Indonesia nantinya diharapkan bisa praktik atau membuka kantor hukum di berbagai negara seperti Singapura, dan negara-negara lainnya.

"Tidak hanya jadi jago kandang sendiri. Jadi harus berani punya kemampuan membuka kantor di Singapura, enggak apa-apa join dengan kantor lokalnya dulu, ke Hongkong, Jepang, ke mana," kata Yasonna.
________________________________________
Reporter: Iwan Sutiawan
Sumber: https://www.gatra.com/hukum/258687-appthi-sependapat-soal-penataan-ulang-kurikulum-fh




Pengumuman

>> Lihat Semua Pengumuman

Agenda

Penyuluhan dan Pembinaan Hukum
Tgl: 1-1-2016 s/d 31-12-2016
Jam: 08.00 sd 16.00
Diskusi Hukum IV
Tgl: 10-11-2016 s/d 10-11-2016
Jam: 09.00 WIB sampai selesai
Seminar Hukum
Tgl: 6-10-2016 s/d 6-10-2016
Jam: 08.30 sampai selesa

>> Lihat Semua Agenda

Download

Video Youtube