Ketua MK: Kolom Agama KTP Penghayat Bisa Diisi Aliran Kepercayaan :: Kemendikbud: Putusan MK soal Kolom Agama Beri Kepastian Hukum :: MA Tunda Pengumuman Hasil Akhir Seleksi Calon Hakim Tahun 2017 :: Presiden Jokowi Teken PP Restitusi :: Cara Polres Kudus Tangkal Hoaks dan Tingkatkan Minat Baca Masyarakat ::

Jumlah Perceraian Akibat Pesan Mesra di Ponsel Bertambah

Diposting oleh : LKBH STAIN Kudus
Kamis, 24 Agustus 2017 - 08:23:30 WIB


Perselingkuhan (ilustrasi)
Perselingkuhan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Angka perceraian di wilayah Jakarta Utara pada 2016 mencapai sekitar 2.000 perkara perceraian. Sejak 2016 hingga 2017, perceraian akibat pesan mesra kepada orang yang bukan menjadi suami atau istri di telepon seluler (ponsel) dinilai menjadi 'tren' baru.

"Sebanyak dua sampai tiga persen perceraian di tahun ini terjadi karena pesan mesra di handphone," kata Hakim Pengadilan Agama Jakarta Utara, Affandi, kepada Republika.co.id, Selasa (22/8) malam.

Affandi mengatakan, dalam setahun ada puluhan orang yang cerai akibat pesan mesra. Memang, kata dia, sejak beberapa tahun lalu sudah ada beberapa kasus perceraian akibat pesan mesra di ponsel. Namun, perceraian akibat pesan mesra tersebut jumlahnya mulai meningkat sejak tahun lalu.

Dia mengatakan, pihak suami dan istri yang mengajukan perceraian akibat pesan mesra sama banyaknya. Pihak suami 50 persen, pihak istri 50 persen. Menurutnya, wajar kalau suami atau istri cemburu saat melihat ponsel pasangannya mendapatkan pesan mesra dari orang ketiga. "Pesan mesra itu akhir-akhir ini jadi penyakit, mengakibatkan perceraian," ujarnya.

Affandi mengingatkan, pasangan suami istri jangan coba-coba melakukan sesuatu yang dapat membahayakan rumah tangga. Rumah tangga harus dipelihara, jangan sampai hancur hanya karena pesan mesra.

Dia memprediksi pada 2017 akan terjadi peningkatan angka perceraian. Tahun lalu angka perceraian di wilayah Jakarta Utara sampai sekitar 2.000 perkara perceraian. Tahun ini, sampai Agustus sudah mencapai sekitar 2.100 perkara perceraian. "Di tahun 2017, sejak Januari sampai Agustus ada sekitar 2.100 perceraian," ujarnya.

Alasan perceraian kebanyakan karena faktor ekonomi. Perkara perceraian akibat faktor ekonomi jumlahnya sampai sekitar 70 persen. Sebanyak 30 persen lainnya akibat perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga, akhlak suami kepada istri, pesan mesra, dan lain sebagainya.

SUMBER :

http://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/parenting/17/08/23/ov45bv425-jumlah-perceraian-akibat-pesan-mesra-di-ponsel-bertamba

 





Pengumuman

>> Lihat Semua Pengumuman

Agenda

Penyuluhan dan Pembinaan Hukum
Tgl: 1-1-2016 s/d 31-12-2016
Jam: 08.00 sd 16.00
Diskusi Hukum IV
Tgl: 10-11-2016 s/d 10-11-2016
Jam: 09.00 WIB sampai selesai
Seminar Hukum
Tgl: 6-10-2016 s/d 6-10-2016
Jam: 08.30 sampai selesa

>> Lihat Semua Agenda

Download

Video Youtube