Polisi Mamuju Ringkus 5 Kurir Sabu Lintas Provinsi :: Dua Hakim Agung Dilantik dan Diambil Sumpah :: Densus 88 Tangkap Pasutri Terlibat Terorisme :: Terdakwa Penista Agama Dituntut 1,5 Tahun Penjara :: Perilaku Seks Menyimpang Manajer "Front Office" Hotel Tak Dituruti, Petaka bagi Korban FDA Kontributor Grobogan ::

Ayah Kandung Anak yang Dibunuh di Tangerang Berharap Pelaku Dihukum Mati

Diposting oleh : LKBH STAIN Kudus
Selasa, 10 Juli 2018 - 11:53:55 WIB

KOMPAS.com - Jaelani, ayah kandung Tiara (11), berharap Muhtar Effendi alias Pendi (62) divonis hukuman mati. Pendi adalah pria yang membunuh Tiara yang merupakan anak tirinya. "Saya merasa keberatan. Ada 8 tusukan di tubuh anak saya. Saya aja enggak diberi kesempatan buat ngomong kan di setiap persidangan," ujar Jaelani saat ditemui Kompas.com di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (7/9/2018). Jaelani kecewa Pendi dituntut hukuman 20 tahun penjara dalam kasus pembunuhan istri dan kedua anak tirinya. "Masa ini dituntut 20 tahun penjara, itu pun masih minta untuk dikurangi. Kalau dia sakit hati terhadap istrinya, seharusnya bunuh istrinya saja, masa anak saya juga dibunuh," tambah Jaelani. Baca juga: Pendi Bantah Rencanakan Pembunuhan Istri dan Kedua Anak Tirinya di Tangerang Namun, Jaelani mengaku pasrah apabila hakim memberikan vonis hukuman di bawah 20 tahun penjara. Ia masih percaya bahwa masih ada hukuman yang lebih adil dari Tuhan. "Kalau pun dia dihukum di bawah 20 tahun penjara, saya masih yakin bahwa ada hukuman yang lebih adil dari Allah," tambahnya. Dalam kasus ini, Pendi membunuh istrinya, Emah (40), beserta kedua anak tirinya, yakni Tiara (11) dan Nova (21), di Perumahan Taman Kota Permai 2, Tangerang, pada Senin (12/2/2018). Pembunuhan dilakukan karena ia menolak permintaan istrinya untuk membayar cicilan pembelian mobil.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayah Kandung Anak yang Dibunuh di Tangerang Berharap Pelaku Dihukum Mati", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/09/21463211/ayah-kandung-anak-yang-dibunuh-di-tangerang-berharap-pelaku-dihukum-mati.
Penulis : Rindi Nuris Velarosdela
Editor : Dian Maharani




Pengumuman

>> Lihat Semua Pengumuman

Agenda

Penyuluhan dan Pembinaan Hukum
Tgl: 1-1-2016 s/d 31-12-2016
Jam: 08.00 sd 16.00
Diskusi Hukum IV
Tgl: 10-11-2016 s/d 10-11-2016
Jam: 09.00 WIB sampai selesai
Seminar Hukum
Tgl: 6-10-2016 s/d 6-10-2016
Jam: 08.30 sampai selesa

>> Lihat Semua Agenda

Download

Video Youtube